Feb 14 2012
Menikahi Senja
Ini ceritanyaa kenapa aku lama tak update status eeh salah…update blog maksudnyaaa
Alasannya adalah senja….
Aku menikahinyaa sejak tanggal 18 Januari kemarin, senja yang selama ini hanya bisa kurasakan tanpa bisa ku lihat. Senja yang selama ini slalu ku inginkan untuk menemani sisa hidupku.
5 Tahun yang lalu ketika senja meminta ijinku untuk mengelana, satu yang ku ingat. “ijinkan aku pergi karena aku ingin membuatmu bahagia, aku tak ingin ketika aku meminangmu membuat kedua orang tuamu sedih memikirkan nasib kita”. Sekarang, senja ada di hadapanku dan dia memenuhi janjinyaaa.
Kenapa aku menyebutnya senja ?
Dari dulu aku mengagumi senja,tapi sangat jarang bisa melihatnyaa. Saat aku masih bekerja, rasa ingin melihat senja begitu besar…pengen duduk berlama di pantai sambil melihat sunset. Tapi hal itu jarang sekali bisa terwujud karena aku lebih sering pulang setelah senja. Aku merindukannya, sama seperti aku merindukan dia. Dia yang hanya bisa kutahu kabarnya lewat telpon tanpa bisa menyentuhnya.
Ceritaku mungkin bak dongeng seorang putri yang merindukan pangeran. Aku tak peduli, putri itu kini tengah bahagia karena pangeran impiannya benar-benar datang menemuinyaa

Kini,kami mulai menapaki hidup bersama…berusaha saling melengkapi, menjalani hidup bersama hingga salah satu dari kami menghadap Nya. Astungkara





