Archive for June, 2010

Jun 20 2010

Profile Image of idana
idana

“jangan menyerah”

Filed under motivasi diri

Hidup adalah pilihan, dan setiap pilihan mengandung resiko tersendiri di dalamnya. Jadi manusia di bebaskan untuk menentukan pilihannya sendiri lengkap dengan konsekuensi nya.

Bila kemudian kenyataan tak seindah impian…bila hasil tak sesuai harapan…sering kali orang menjadi down.

Siapa yang tak pernah jatuh ?? siapa yang tak pernah terpuruk ?? siapa yang tak pernah down ?? Aku rasa semua orang pernah mengalaminya.

Tapi masalahnya sekarang, seberapa kuat orang itu bisa bertahan…seberapa kuat dia melewati ujian itu. Berapa lama dia mampu bangkit dari keterpurukannya itu ?

Yang banyak di temui biasanya orang akan langsung putus asa saat terjatuh dan memilih untuk mundur dari target yang selama ini kita pasang.

Mundur ?? Bukankah sama saja dengan sikap pengecut ?? Apakah kita mau jadi pengecut ?? Hanya orang-orang yang tak punya harapan hidup yang punya sifat itu. Jadikanlah rasa putus asa itu musuh abadimu, karena dengan begitu kesuksesan akan semakin dekat dengan kita.

Kesuksesan itu bukan hanya dia yang mempu mencapai puncak tertinggi….tapi juga dia yang mampu bertahan sampai akhir.

*memotivasidirisendiri*

29 responses so far

Jun 17 2010

Profile Image of idana
idana

Inilah akibatnya (part 2 )

Filed under asal, tak penting

Part 1 ada disini

Kali ini aku yang harus dihukum karena kalah taruhan bola dengan kajol. Hukuman nya adalah memposting lagu yang paling berkesan beserta alasannya.

Sebenarnya aku suka semua lagu, tapi kalau disuruh nyanyi dari awal sampai akhir…jangan harap deh bisa hapal. Paling nyanyinya sepenggal saja. Tapi ada satu lagu yang sangat berkesan, yang membuat aku mampu melupakan dunia sesaat dan larut dalam masa lalu.

Lagu itu adalah lagu lawasnya Sheila On 7 yang berjudul ‘Dan’ berikut ini liriknya :

Dan….bila esok…datang kembali
Seperti sedia kala dimana kau bisa bercanda
Dan…perlahan kaupun lupakan aku
Mimpi burukmu…dimana t’lah ku tancapkan duri tajam
Kaupun menangis…menangis sedih
Maafkan aku

Dan…bukan maksudku…bukan inginku
Melukaimu sadarkan kau di sini kupun terluka
Melupakanmu…menepikanmu
Maafkan aku….

Reff :
Lupakan saja diriku
Bila itu bisa membuatmu
Kembali bersinar dan berpijar
Seperti dulu kala

Caci maki saja diriku
Bila itu bisa membuatmu
Kembali bersinar dan berpijar
Seperti dulu kala

Dan…bukan maksudku…bukan inginku
Melukaimu sadarkan kau di sini kupun terluka
Melupakanmu…menepikanmu
Maafkan aku….

Back to: Reff

Lagu ini dinyanyikan oleh pacarku di sebuah acara ulang tahun temanku sesaat sebelum dia memutuskan aku. Rasanya tak percaya banget karena kami tak pernah ada masalah sebelumnya. Apalagi denger alasannya yang tidak masuk akal semakin membuatku sakit hati. Sekali-kalinya aku merasa patah hati karena udah mulai cinta sama dia.

Setelah kejadian itu dia menghilang entah kemana, dan aku berusaha mencari tau kebenarannya. Usut punya usut ternyata dia adalah seorang pacandu narkoba dan ngak mau aku ikut terjerumus di dalamnya.

Beberapa tahun berlalu dan ingatanku mulai memudar tentangnya saat ada orang lain mengisi hariku kembali. Tapi jauh di dasar hatiku masih tersimpan rapi namanya. Nama orang yang pernah aku cintai, nama orang yang rela mengorbankan cintanya demi kehormatanku. Sepatutnyalah aku berterima kasih padanya karena telah mengajarkan arti mencintai yang sesungguhnya…bahwa mencintai itu adalah menjaganya agar tetap aman dari apapun termasuk dari dirinya sendiri.

kajol, udah kujalani hukumannya yaa…walau harus membangkitkan luka lama tapi aku ngak kapok kok kalau besok kita taruhan lagi hehehe….

lirik lagu copas dari sini

25 responses so far

Jun 07 2010

Profile Image of idana
idana

Malam

Filed under asal, tak penting

Malam..

Hey, kenapa aku selalu menyenandungkan lagu-lagu malam ya ? Kenapa begitu menyukai malam ? hingga selarut apapun masih juga tetap setia menemani. Aku mencintai malam bukan karena siang telah memusuhiku, bukan juga karena senja selalu berlari meninggalkanku.

Aku mencintainya karena di setiap malamku, selalu tersimpan kesejukan yang tak pernah ku dapat dari siang maupun senja. Siang memang membakar semangatku untuk tetap berpacu meraih asa ku dan senja meredakannya. Tapi malam bagaikan aromatherapies yang selalu merelaxasi tubuhku.

Aku menari di bawah temaramnya sang rembulan, bermandikan cahaya bintang. Ayomenarilah bersamaku, walau hentakan kaki kita tak seirama

*tulisan ngasal..~~asal posting~~

22 responses so far