Aku termasuk orang yang terlambat mengenal dunia online. Karena waktu kuliah dan pekerjaan ku sama sekali tak berhubungan dengan yang namanya internet. Walaupun aku telah mahir mengetik dan menguasai word atau exel tapi tetep saja tak banyak membantu.
Waktu memasuki tahun 2005 aku menyandang gelar baru yaitu pengangguran,karena aku memutuskan berhenti kerja di akhir tahun 2004.
Tanpa sengaja aku dengar ada sebuah perusahaan yang membutuhkan karyawan. Dengan bermodal nekat aku mencoba melamar di situ. Ehemaku mulai di interview ne ceritanya
Berikut beberapa petikan ceritanya *halaaaaah
Boss : sebelumnya kamu kerja dimana ?
Aku : di hotel Bintang pak
Boss : kenapa kamu berhenti kerja , bukannya kerjaan kamu itu sudah bagus ?
Aku : saya capek pak kerja shiff, saya ingin kerja satu shiff saja.
Boss : hmm.kamu bisa computer ?
Aku : bisa pak
Boss : bisa kirim email, chatting, browshing ?
Aku : eeeeedulu saya pernah punya email pak, tapi chatting atau browshing saya belum pernah. ( teringat dulu pernah di bikinin email sama temenku,tapi sama sekali belum pernah aku menyentuhnya ).
Boss : truss gimana caranya kamu bekerja di sini kalau kamu tidak bias ? Soalnya ini perusahaan cabang dari Jakarta dan untuk komunikasinya kita lebih banyak via chatting atau email.
Aku : saya pasti bisa pak, saya yakin setelah saya belajar beberapa minggu saja saya akan bisa. Aku berusaha meyakinkan orang yang interview aku itu, dengan sedikit senyum dan kedip-kedip mata
Beberapa minggu berlalu dan aku juga sudah melupakan tentang lamaran itu karena ngak mungkin aja ada yang ngasi aku pekerjaan yang jelas-jelas tidak bisa aku kerjakan. Tapi ini amazingternyata dua minggu kemudian aku dapat telpon dari perusahaan tempat aku melamar kemarin. Dan aku di terima bekerja. Waoow.ini mimpi atau bukan ? aku tepuk-tepuk pipiku sendiri, ternyata aku di terima.
Hari pertama aku bekerja, ternyata tak seperti yang aku bayangkan. Aku pikir akan ada orang yang akan mengajari aku bagaimana caranya menggunakan internet. Ternyata bagian yang aku tempati sekarang sudah lama kosong dan aku di wajibkan belajar sendiri. Jadilah aku kebingungan setengah mati,bagaimana caranya aku bekerja tanpa ada yang membimbingku ??
Tiba-tiba waktu aku membongkar berkas, aku menemukan cara-cara untuk kirim email. Aku mencoba mengikuti langkah-langkah yang tertulis di kertas tersebut. Beberapa kali di coba masih gagal,gagal dan gagal lagi. Setelah kali ke seratus ( ada kali yaa
) aku melihat tulisan massage sent. Masih bingung juga, aku utak atik lagi thu computer ( kalau bisa ngomong mungkin udah nangis darah kali komputernya habis di ubek-ubek terus ).
Dari dalam tasku terdengar bunyi bayi yang lagi tertawa, aku meronggohnya.ternyata itu sms dari orang yang minggu kemarin meng-interview aku, belakangan aku ketahui dia adalah Directur sekaligus pemilik perusahaan tempat aku bekerja sekarang. oke, email kamu sudah masuk. Besok-besok kalau ada penawaran kirim via email saja.
Aku melonjak kegirangan, ternyata usahaku tidak sia-sia. Step pertama sudah bisa aku lalui, masih banyak yang harus aku pelajari. Aku memanfaatkan fasilitas online yang ada untuk belajar mendalami dunia maya. Bahkan malam nya tak jarang aku jadi penghuni warnet, dan sampai sekarang aku masih jadi member di warnet dekat rumahku. Aku mulai bikin email lagi dan juga ym, dan terakhir aku menemukan detik.com, aku membaca nya setiap hari. Tanpa sengaja aku membaca blog yang ada di detik,aku coba-coba bikin account di blogdetik. Dan jadilah http://idana.blogdetik.com Eh iyaaku juga udah punya facebook.
Walaupun sampai sekarang aku masih tergolong gaptek,tapi setidaknya aku sudah mengenal sisi lain dunia ini yaitu dunia maya. Aku menemukan dunia lain di blogdetik ini, sahabat, keluarga dan kehangatan. Aku tak mau lagi berpindah ke lain hati.Selamat ulang tahunke-11untuk detik com
Tags: ulang tahun ke-11 detikcom