Apr
30
2009

idana
Saat ini lagi musim bola,pastinya banyak yang bertaruh untuk menjagokan idolanya masing-masing. Seperti Depz yang akan mati-matian membela Liverpool. Siapa yang berani mencelasilahkan berhadapan dengan depz
Tapi saat ini aku tidak ingin membahas soal bola,waktu tidurku sudah banyak terbuang karena bola. Aku Cuma ingin bahas soal taruhannya saja. Katanya sih hidup adalah pertaruhan..siapa yang kalah pasti akan musnah.
Pasti semuanya pernah bertaruh kan ?? Aku pernah..
Waktu masih SMA aku pernah menantang teman cowok ku untuk mendapatkan cewek yang jadi primadona kelas dengan hadiah yang lumayan menggiurkan. Hasilnyaaku yang jadi pemenang karena temenku gagal mendapatkan cewek itu.
Beberapa waktu lalu aku membuat permainan konyol dengan sahabatku. Mempertaruhkan sesuatu yang aneh ( maaf tidak bisa di sebutkan ). Dan hasilnya.kita seri, jadi masing-masing dapat hukuman.
Sebenarnya sih itu cuma permainan saja, sekedar untuk mencari hiburan. Tapi di sini aku lupa menanyakan perasaan orang yang aku jadikan taruhan. Apa dia senang ?? Apa dia tersanjung ?? atau malah merasa terhina ???
Sungguh aku tak pernah memikirkan hal itu. Sampai tadi malam semua rasanya terbalik.
Semalam temanku datang dengan membawa surat pernyataan. Dia mengaku kalau dia dan beberapa temannya lagi bertaruh. Akulah yang jadi taruhan mereka ( emang aku bola ??? ). Dia akan dapat traktiran 1 bulan penuh kalau bisa memperkenalkan aku sebagai pacarnya di depan teman-teman kantornya. Dan dia minta bantuan aku untuk memenangkan taruhan itu.
Gubraaakkkk.. kepalaku yang sudah sangat pening bagai kejatuhan beban berat,berkunang-kunang. Aku tertawa.ini konyol,sangat sangat konyol.
Apa tidak ada wanita lain yang lebih menarik untuk dijadikan taruhan ?? kenapa harus aku ??? Tidak waras kali mereka itu. Aku merasa seperti dagangan yang siap di pasarkan.
Ternyata seperti ini rasanya saat di jadikan barang mainan.
Lagi lagi aku mengakui kalau hukum karma itu ada.dan saat ini berlaku untukku.
Apr
26
2009

idana

Begadang ampe malam apalagi pagi bikin perut ngak karuan aja. Laper…laper..laperrrr
Cek di kulkas eh…cuman ada air mineral aja sebel. Hmmm…kayaknya makan nasi enak juga nich
Aku coba keluar rumah liat-liat situasi, duh…sepi banget deh. Terpaksa nih bawa motor…muter-muter dikit,akhirnya ketemu penjual nasi di pinggir jalan. Lumayan juga nih buat ganjal perut.
Nama nya nasi jinggo……mungkin cuma ada di Bali saja kali yaaa,kalo luar bali mungkin namanya lain. Nasi bungkus biasa seperti kebayakan yang jual, isinya daging ayam,sekarang sudah ada variasi lagi pake daging sapi,mie sama sambel. Yang palin khas dari nasi jinggo ini adalah sambelnya yang ektra pedaaaas.
Beda dengan nasi bungkus lainnya adalah nasi jinggo ini di bungkus pake daun pisang.
Nasi jinggo ini juga bisa di jadikan sebagai salah satu alternatif menu putus asa selain mie goreng
karena harganya yang memang sangat terjangkau yaitu Rp 2000 per bungkusnya. Lumayan buat yang berkantong tipis seperti aku
Penjual nasi jinggo bisa di jumpai di sepanjang jalan di Denpasar, dari sore hingga pagi hari. Bagi yang kebetulan mampir ke Denpasar dan kehabisan uang,boleh di coba dulu nasi jinggonya pasti ngak nyesel deh.
Hmmm….makin lapeerrr aja nih aku ini, yuuukkkk makan…..
Apr
23
2009

idana
Dari hatiku yang terdalamjujur aku masih mengharapkanmu. Melewati hari-hari bersamamu adalah hal terindah dalam hidupku. Namun kini aku harus terima kenyataan bahwa kau tlah jatuh ke pelukan orang lain. Dan aku harus merelakannyawalau perih namun aku harus bisa.
Tak ingin ku berlama-lama dalam kesedihan,aku putuskan untuk melupakanmu. Ku buang semua tentang dirimu yang masih tersisa. Ku kubur dalam-dalam semua kenangan tentang kita.
Aku pun tlah mantap tuk cari pengganti dirimu. Aku ingin hari-hariku kembali ceria. Yah.harus kucari,tak boleh ku berdiam diri begitu saja.
Sabtu siang aku mampir ke suatu tempat. Aku melirik dirinya di pojok ruangan. Hatiku seketika berdetak dan sejurus kemudian aku telah berani putuskan dialah yang akan menemani hari-hariku selanjutnya.
Yahwalaupun aku tau dia tak semenarik kamu.namun aku bertekat akan selalu menyayanginya. Selalu menjaga dan melindunginya semampuku. Aku tak ingin kejadian sama menimpa dia.
Dengan penuh rasa ikhlas aku lepas kepergianmuselamat tinggal Nokia N81 ku selamat datang SE W880i semoga kita bisa akur
Apr
18
2009

idana
Dia memandangku lekat dan berkata “kamu kurusan sekarang, habis sakit yaa ?”. Aku tak pernah bisa membohonginya walaupun aku telah berusaha menyembunyikan nya, aku tak ingin dia merasa kawatir.
“Istirahat dulu” katanya lembut mengacak rambutku yang lusuh. Aku beranjak ke kamar sementara dia melanjutkan pekerjaannya. Hari ini aku libur jadi bisa pulang walau sehari,dan aku bisa bermanja-manja di rumah.
“Dek…mau makan apa ?” katanya waktu melihatku memasuki dapur. “Apa aja ngak masalah” aku duduk di bale-bale yang ada di dapur. Aku memandangnya dari belakang,ingin berlama-lama dengannya. Ngobrol apa aja yang bisa di obrolin.
Tiba-tiba aku melihatnya memegang dada dan dia batuk-batuk. Makin lama batuknya semakin menjadi. Duh…penyakitnya kumat lagi,aku menghampirinya “hari ini dek yang masak” kataku sambil mengambil pisau yang di pegangnya. “Duduk saja dulu” kataku melanjutkan.
Dia duduk sebentar tapi kemudian ku lihat dia sudah sibuk dengan pekerjaannya yang lain. Aku tahu dia….dia tak kan bisa istirahat kalau pekerjaannya belum beres. Aku tak pernah melihatnya diam kecuali malam. Apalagi sekarang pelanggannya semakin banyak, jadi dia akan selalu bekerja untuk memenuhi permintaan kue dari pelanggannya.
Dia adalah ibuku…..
Dia sosok yang sangat tegar bahkan ketika beberapa kali orang terkasihnya membuat kesalahan. Dia selalu bisa memaafkan setiap kesalahan.
Bapakku seorang pengabdi masyarakat, dia nyaris tak berpenghasilan karena uangnya selalu terkuras untuk kepentingan umum. Karena usaha kecil-kecilan ibuku lah kami bisa bertahan, kami bisa menjalani hidup dengan baik.
Dia adalah pelita bagi kami, memberi terang dalam setiap kegelapan. Memberi sejuk sepanjang waktu. Dia ibuku….
Dialah kartini-ku…..
Tags: sakit, libur, pelita, terang, gelap
Apr
15
2009

idana
Jam 7 pagi…….aku tersentak dari tempat tidurku. Ku buka pintu kamar dan tersenyum di sapa sepupuku yang terkekeh.
Mentari pagi ini indah, walau mendung masih bergelayut sisa hujan semalan. Tak seperti biasanya,aku menyukai mentari pagi ini.
Ku pejamkan mata dan kurentangkan tangan ini…..kunikmati sinarnya yang mulai memancar.
Aku tersenyum…….ku ingat semalam aku terlelap dalam pelukan lelakiku. *Aah…imajinasiku terlalu tinggi. Mungkin di sana dia pun merasakan dekapan hangatku.
Sepupuku terkekeh lagi dan membuyarkan lamunanku. Aku tertawa….dan ku gendong dia mengelilingi halaman rumah.
Pagi yang indah……ku awali semua dengan senyuman….semoga berakhir juga dengan senyuman.
Tags: mentari, pagi